-->

Kronik Toggle

Sebelum Meninggal Gus Dur Masih Minta Dibacakan Berita

Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendampingi almarhum mantan presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di saat-saat terakhir sebelum ia berpulang.

Presiden kemudian menyampaikan meninggalnya Gus Dur kepada Sinta Nuriyah istrinya beserta keluarga. Yudhoyono datang ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo sekitar pukul 18.00 dan langsung menuju ruang Pelayanan Jantung Terpadu tempat Gus Dur dirawat. Ia masuk ruang perawatan dengan didampingi suami Yenni Wahid yakni Djohir Farisi yang dipanggil Farid.

“SBY keluar lalu menyampaikan Gus Dur telah meninggal pada bu Sinta” kata Bambang orang dekat Gus Dur. Presiden keluar dari ruangan Gus Dur diikuti oleh Farid yang telah menangis di belakangnya.

Sejak pukul 12.00 siang Gus Dur dibawa ke ruang pelayanan sehingga keluarga sudah tak dapat lagi menemani. Bambang menambahkan, Gus Dur mengeluh sakit bagian pinggangnya mulai pukul 11. Ia bersama putri bungsu Gus Dur memijatnya, namun Gus Dur masih merasa kesakitan. Setelah itu ia baru dibawa ke ruang pelayanan jantung dan ditangani tim medis.

Sebelumnya, Gus Dur masih sempat minta dibacakan berita oleh Bambang. Gus mendengarkan Bambang membaca dua berita, yakni mengenai pemilu Chili dan tentang masalah Israel. “Gus Dur sempat mengkoreksi waktu saya salah sebut nama,” katanya.

*) Dikronik dari Tempointeraktif edisi 31 Desember 2009 dengan judul asli “SBY dampingi Gus Dur Sebelum Meninggal”

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan