-->

Kronik Toggle

LSM Amerika Salurkan Buku ke Siswa SD Korban Lumpur Lapindo

SIDOARJO-Lembaga swadaya masyarakat asal Amerika “The word is just a book way” atau The Wijaba mendirikan perpustakaan di 11 Sekolah Dasar di sekitar kawasan tanggul penahan lumpur Lapindo, Sidarjo, Jawa Timur.

Sekolah Dasar yang menerima bantuan diantaranya, Kalitengah, Banjarpanji, Banjarsari, Gempolsari Kedensari Kecamatan Tanggulangin dan Kebon Agung Kecamatan Porong. “Program ini untuk menumbuhkan minat baca bagi siswa korban lumpur,” kata CEO The Wijaba yang juga profesor University of Southern California, James J Owens, Kamis (17/12).

Selain perpustakaan di setiap sekolah, juga disediakan mobil perpustakaan keliling yang bisa melayani setiap sekolah di sekitar lokasi semburan lumpur. Bantuan ini, katanya, disalurkan selain untuk meningkatkan pengetahuan siswa juga mengobati trauma psikologi para siswa melalui buku.

Puluhan ribu buku yang terdiri dari buku pelajaran, pengetahuan umum dan cerita disalurkan untuk korban lumpur. Sebelumnya, The Wijaba juga telah mendirikan 10 perpustakaan yang sama di 10 sekolah Dasar setempat. Tujuannya, untuk menjamin siswa korban lumpur Lapindo mendapat kesempatan belajar yang sama.

Mengingat, puluhan sekolah dasar tenggelam akibat lumpur panas yang keluar dari perut bumi ini. Sedangkan, sejumlah sekolah berdiri dengan bangunan darurat seadanya agar pendidikan kembali berjalan. Menurut siswa kelas lima SD Negeri Kebonagung, Kecamatan Porong, Mohammad Fauzan bantuan buku tersebut bisa menunjang sekolahnya.

Apalagi, selama ini sejumlah buku pelajaran dan buku di perpustakaan juga tenggelam akibat lumpur Lapindo. Akibatnya, para siswa kesulitan untuk belajar dan memahami materi pelajaran. “Kami sangat mengharapkan bantuan buku semacam ini,” katanya.

*) Dikronik dari Tempointeraktif.com 17 Desember 2009

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan