-->

Kronik Toggle

Safari Jurnalistik: Program News Radio Sekolah Makin Mantap

Setelah Dapat Bekal dari Safari Diklat Jurnalistik

SIDOARJO – Safari Diklat Jurnalistik mampu memuaskan dahaga siswa SMK Antartika 2 Sidoarjo akan kebutuhan pengetahuan dan keterampilan jurnalistik. Dengan diklat penulisan dan bahasa berita, mereka memantapkan program news di Smart 2 FM, radio komunikasi antara siswa, guru, dan lingkungan sekitar sekolah.

Smart 2 FM merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler paling diminati di SMK 2 Antartika Buduran. Sehari-hari, siswa me manfaatkan radio itu untuk belajar jurnalistik radio. Mereka siaran mulai pukul 07.00 hingga pukul 16.00. “Kami siaran ber gantian. Radio ini tetap mengudara sela ma masih ada siswa di sekolah,” kata Ilmi Sri Prasetyowati, siswi yang menjadi penyiar.

Selama ini, lanjut Ilmi, siswa berusaha menggunakan bahasa yang baik saat siaran. Namun, masih banyak kekurangan yang harus dibenahi. Sebab, Smart 2 FM tidak hanya radio sekolah, tapi juga media komunikasi dengan lingkungan sekitar. “Selain pendidikan dan hiburan, radio ini menjadi sarana apresiasi belajar bahasa,” papar sis wa kelas 11 di jurusan teknik komputer jaringan tersebut.

Safari Diklat Jurnalistik hasil kerja sama Jawa Pos, Himpunan Pencinta Bahasa Indonesia (HPBI) Jatim, Balai Bahasa Surabaya, serta Dispendik Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik itu sangat berarti bagi para peserta. Menurut Wakasek Kesiswaan SMK Antartika 2 Sidoarjo M. Munir, sebagian be sar di antara 1.250 siswa sekolah tersebut tertarik belajar jurnalistik. Karena itu, mereka memanfaatkan Smart 2 FM.

“Mereka juga menulis berita untuk dibacakan saat siaran,” tutur Munir. Karena itu, materi Safari Diklat Jurnalistik sangat berharga sebagai tambahan bekal siswa untuk mengembangkan radio sekolah. Terutama, program news. Dalam diklat penulisan berita, redaktur Jawa PosRukin Firda me nyampaikan materi mencari dan menulis berita. Peserta diklat yang terdiri atas para siswa sekolah itu sangat antusias.

Materi lain seperti pelatihan penulisan dan bahasa opini untuk guru serta materi bahasa berita juga makin menguatkan minat dan memantapkan keterampilan siswa dan guru sekolah tersebut. Apalagi, juga diadakan lomba membaca berita di Jawa Pos antarsiswa. “Saya yakin, mereka akan lebih baik dalam menulis berita sekaligus membacanya untuk diinformasikan kepada pendengar,” tutur Munir. (nuq/roz)

*) Dikronik dari Jawa Pos 7 November 2009

1 Comment

Andi M - 13. Jul, 2010 -

Mas Guntur atau Mbak Dheny kapan lagi ada safari jurnalistik di tahun 2010 ini. Kami ingin mengembangkan kegiatan jurnalistik di SMPN 47 SBY SMP satu atap yan baru berdiri.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan