-->

Kronik Toggle

Pesantren Ciganjur Selenggarakan Pelatihan Jurnalistik

JakartaDalam rangka mencetak kader-kader handal di dunia tulis menulis, Pesantren Ciganjur menyelenggarakan pelatihan jurnalistik, Senin (16/11). Secara spesifik, pelatihan ini bertujuan untuk memperlancar proses regenerasi dalam pengelolaan media informasi yang dikelola oleh Pesantren Ciganjur, yakni website dan jurnal pemikiran.

Pelatihan ini, selain diikuti oleh para santri yang bermukim di pesantren Ciganjur, juga diikuti oleh para mahasisiwa dari beberapa kampus di Jakarta, seperti Univesitas islam negeri (UIN) Syarif Hidayatullah), Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ), Islamic College for Advanced Studies (ICAS) Paramadina dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA). Pelatihan Jurnalistik ini dipandu oleh Syaifullah Amin dariĀ NU Online.

Demikian dinyatakan Mustiko Dwipoyono, Direktur Website Pesantren Ciganjur sebagai Ketua Panitia kepada NU Online di Jakarta, Selasa (17/11). Menurut Mustiko, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan jurnalistik para santri dalam pengelolaan media informasi.

“Untuk mengantisipasi derasnya laju informasi berbasis digital, pelatihan jurnaslitik ini dititikberatkan pada kemampuan dalam pengelolaan media informasi berbasis teknologi internet. Terutama secara khusus ke dalam sistem admin di alamat website kami, www.pesantren-ciganjur.org,” terang pria berkacamata ini.

Lebih lanjut Mustiko menjelaskan, pelatihan jurnalistik ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan menulis bagi para santri. Selanjutnya, para santri akan dipandu untuk berlatih menulis secara ilmiah dalam format jurnal pemikiran. (min)

*) Dikronik dari NU Online 17 november 2009

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan