-->

Kronik Toggle

Perpustakaan Bangkalan Kurang Diminati Pembaca

Bangkalan – Perpustakaan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, kurang diminati pembaca karena stok buku yang tersedia terbatas.

“Perpustakaan di sini tidak lengkap, banyak buku-buku yang saya cari tidak tersedia di perpustakaan ini,” kata salah seorang warga, Achmad Rofii, di Bangkalan, Jumat.

Rofii menilai, buku yang tersedia di perpustakaan yang terletak di jalan RA Kartini itu banyak yang tidak ada.

Bahkan, buku yang dipajang di sana sebagian merupakan buku terbitan lama. Sehingga banyak pembaca beralih mencari perpustakaan lain.

“Bagaimana tidak pindah ke perpustakaan yang lain, di sini stok buku bacaannya terbatas. Bahkan, sebagian buku bacaan yang dipajang merupakan buku lama,” ucapnya.

Disamping stok buku terbatas, sambung Rofii, tempat baca bagi pembaca terlalu sempit. Akibatnya, pembaca tidak bisa berkonsentrasi saat membaca buku. Secara otomatis materi yang dibaca dalam buku tidak bisa dipahami.

“Serta letak perpustakaannya sendiri kurang strategis. Sebab, banyak warga yang tidak tahu di mana letak perpustakaan di Bangkalan,” ujarnya.

Rofii menambahkan, pihaknya berharap pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat agar menambah stok buku bacaan. Serta menyimpan buku bacaan yang sudah kedaluwarsa dan tak layak dibaca.

Sementara itu, salah seorang staf Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Bangkalan, Abd Hannan, membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan, perpustakaan yang ada di Bangkalan, masih kalah dengan perpustakaan yang dimiliki daerah lain di pulau Madura.

“Perpustakaan di sini masih kalah lengkap dengan yang berada di Pamekasan dan Sumenep. Disamping stoknya terbatas, juga tempat bacanya terlalu sempit dan letak perpustakaan sendiri kurang strategis,” kata Hannan.

Diunduh dari Antaranews edisi 6 November 2009

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan