-->

Kronik Toggle

Buku Anak Korban Lumpur

Anak-anak korban lumpur Lapindo mengungkapkan kisahnya dalam sebuah buku. Selain berupa puisi, mereka juga berkisah dalam tulisan bertutur. Buku berjudul Ku Rengkuh Kembali Masa Depanku itu dilauching di sela acara Gebyar Kreatifitas Anak Korban Lumpur di Aula Pusdik Gakum Porong Sidoarjo, Sabtu (21/11).

Editor buku Ellen Pantouw mengatakan buku ini berisi suara hati anak-anak korban Lumpur yang ditulisnya sendiri. Dengan tulisan, luapan emosi, mereka mampu melapangkan dada yang buntu karena memikirkan dampak bencana.

“Buku ini hanya sebagian karya tulisan mereka, “ ungka Ellen Pantouw.

Peluncuran buku setebal 64 halaman ini dihadiri Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi dan Wabup Sidoarjo Saiful Ilah.

“Kami juga bersimpati dengan para guru mereka yang memilih terus mendampingi anak-anak ini,” ucap KH Hasyim Muzadi.

Buku tersebut diterbitkan Yayasan Tanggul Bencana Indonesia (YTBI), lembaga sosial yang mendampingi anak-anak korban lumpur, bekerjasama dengan Badan Musyawarah Antar Gereja (BMAG) Sidoarjo. Lembaga ini berusaha agar mereka tetap menjalani masa anak-anak meski hidup di kawasan bencana.

“Mendampingi mereka, pengalaman indah bagi kami, “ tegas Lina Louise, Koordinator YTBI Sidoarjo. st3

*) Dikronik dari Koran Surya Online edisi 22 November 2009

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan