-->

Kronik Toggle

Safari Jurnalistik:Asah Talenta Jurnalis Sekolah

GRESIK – Safari Diklat Jurnalistik ala Jawa Pos bukanlah sembarang diklat. SMP Muhammadiyah 12 GKB menilai, diklat yang bekerja sama dengan Dispendik Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo, serta HPBI Jatim, dan Balai Bahasa Surabaya itu sangat bermakna. Eksplorasi talenta dan karya sangat terasa.

Siswa mendapatkan materi tentang teknik pencarian dan penulisan berita dari redaktur ekonomi Fathoni P. Nanda. Guru-guru memperoleh penularan gagasan dan teknik menulis opini dari Pemimpin Redaksi Jawa Pos Leak Kustiya. Pelatihan itu semakin lengkap dengan materi bahasa berita dan bahasa opini yang disampaikan editor bahasa Jawa Pos Hapidhoturropiah dan Yarno.

Kedua jenis diklat itu sangat diminati peserta. Mereka adalah siswa-siswa dan guru-guru terpilih yang diseleksi dari lima sekolah Muhammadiyan di bawah naungan Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik.

Pada sesi berikutnya, para peserta diklat, baik guru maupun siswa, mengikuti pratik membuat karya tulis sesuai materi yang didapatkan. Mereka dibimbing dua instruktur dari Balai Bahasa Surabaya, Hero P. dan M. Lutfi. Benar-benar lengkap tambahan bekal mereka.

Kepala Litbang SMP Muhammadiyah 12 GKB Isa Iskandar mengungkapkan apresiasinya yang tinggi pada kegiatan Jawa Pos dengan dukungan Honda dan Flexi itu. Safari diklat itu sangat mereka perlukan. Sebab, dalam waktu dekat lembaga tersebut akan membuat jurnal sekolah yang serius.

Selama ini, kata mantan kepala SMP Muhammadiyah 12 GKB ini, jurnal (buletin) telah dibuat oleh siswa di setiap kelas. Buletin itu perlu dikembangkan. ”Sedang kami carikan formulasi yang tepat. Dengan begitu, jurnalis-jurnalis muda di sekolah ini terakomodasi,” ujarnya.(yad/roz)

*) Dikronik dari Jawa Pos 16 November 2009

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan