-->

Kronik Toggle

Fira Basuki Kapitan Pedang Panjang

Pada Maret 2010, Fira Basuki bakal meluncurkan novel teranyarnya. Novel yang diberi judulKapitan Pedang Panjang itu berkisah mengenai kakek dan cucu yang hidup di dua dimensi berbeda.
Ide ini, kata Fira, sebenarnya muncul dari kakeknya yang seorang pelaut. “Kemudian saya kembangkan dengan ditambah unsur-unsur budayanya,” kata sarjana jurnalistik dari Pittsburgh State University, Amerika Serikat, ini seusai diskusi kesehatan gigi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Fira, ide-ide novelnya suka muncul dari mimpi, seperti saat dirinya bermimpi terbang dan duduk di atas atap. “Jadilah novel itu berjudul Atap,” katanya. Editor majalah Cosmopolitan ini mengaku sudah terbiasa mengatur suasana hatinya untuk menulis. Karena itu, karya-karyanya hampir terus muncul beberapa tahun sekali.

Novel pertamanya yang populer adalah Jendela-jendela, yang terbit pada 2001. Kemudian berturut-turut dirilis Pintuserta Atap, yang terbit pada 2002 dan 2003. Selain itu, buku serial anak-anak berjudul Mandy & Mami menjadi bentuk sumbangsihnya terhadap anak pengidap kanker. “Ada enam seri, dan itu diluncurkan pada Juni lalu,” ujar perempuan asal Surabaya ini.

Merangkap sebagai jurnalis, Fira kerap turun ke lapangan langsung. Rencananya dalam waktu dekat ia bakal ke New York untuk meliput penyanyi kontroversial, Joanne Stefani Germanotta atau tenar dengan nama Lady Gaga. “Wah, saya suka banget sama gayanya,” katanya. Tapi tentu saja ia ogah ikut-ikutan bergaya liar ala pemilik lagu Just Dance itu. Ups!

Diunduh dari Tempo Interaktif edisi 30 Oktober 2009

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan