-->

Kronik Toggle

DKJT Luncurkan Buku Musik “2 Kutub”

IBOEKOE-SURABAYA-Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) meluncurkan buku musik berjudul 2 Kutub karya Suwarmin dan Gamantyo Hendrantoro di Aula Dispro Institut Tehnologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kemarin (24/10).

2 Kutub mengupas dua aliran musik yang bertolak belakang, sandur dan rock progresif.  Musik sandur yang merupakan pengiring kesenian tradisi panjak hore di Tuban, mulanya adalah hasil penelitian untuk tesis S2 Suwarmin, yang saat ini tekun menjadi dosen di STKW Surabaya. Suwarmin mengupas bagaimana sandur ternyata bukan semata sebuah seni pertunjukan, namun juga sebuah ritual sakral yang mendekatkan manusia dengan alam.

Sementara Gamantyo yang berlatarbelakang dosen ITS adalah penggemar musik rock progresif yang tak bisa bermain alat musik. Kegemarannya pada musik eksperimental mengantarkannya untuk bertemu komunitas sesama peminat musik eksperimental di internet. Ia mengasuh milis prog-rock@Yahoogroups.com sebagai media tukar informasi.

Dalam 2 Kutub, Gamantyo menuliskan periodeisasi rock progresif dan beberapa pengalamannya menikmati musik ini dari remaja hingga kini. Menurut Gamantyo, ada dua persamaan antara sandur dan rock progresif, yaitu sama-sama terpinggirkan dan sama-sama sedikit peminatnya. (DS)

2 Comments

rendie - 15. Jan, 2010 -

harga buku berapa?
thanks

Diana AV - 15. Jan, 2010 -

Minta saja ke DKJT mas. Kayaknya gratis. Tapi ada yang di toko buku juga. Tak akan lebih dari 40ribu karena tipis

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan