-->

Kronik Toggle

Buku Baru Dilarang Menjelang Ulang Tahun Komunis China

Sebuah buku baru yang ditulis oleh penulis terkenal Taiwan Lung Ying-tai telah dilarang dalam persiapan perayaan ke-60 berdirinya Republik Rakyat China (RRC).

Kantor Manajemen Propaganda Internet Beijing pada 11 September menginstruksikan kepada semua pemilik Situs di Beijing bahwa karya penulis Taiwan Lung Ying-tai harus dihapus dari situs mereka dan tidak lagi diterbitkan, menurut Qian Gang, asisten profesor di Universitas Hong Kong.

Buku-baru Lung, Big River, Big Sea – Untold Stories of 1949, diperkirakan telah memicu reaksi yang tidak baik bagi rezim Komunis China.

Lung adalah salah satu intelektual Taiwan zaman ini yang telah sangat mempengaruhi China daratan. Dalam pameran 150.000-karakternya memberikan gambaran tentang sejarah China selama 60 tahun.

Pada acara peluncuran buku di Universitas Hong Kong pada tanggal 18 September, Lung mengatakan tujuan dari hasil karyanya bukanlah tuduhan atau kecaman, tetapi sebaliknya, untuk memberi penghormatan kepada semua pihak yang telah tertindas, terhina, atau telah rusak oleh masa lalu.

“Untuk puluhan juta orang yang meninggal karena ketidakadilan, saya ingin memberi penghormatan terhadap jiwa mereka melalui karya sastra,” katanya.

Penulis mengatakan ia ingin bekerja menjadi semacam jembatan bagi orang-orang di kedua sisi Selat Taiwan, bahwa mereka akan membaca buku bersama-sama. Dia mengatakan bahwa perdamaian antara kedua belah pihak tidak dapat hanya mengandalkan negosiasi politik antara para pemimpin negara, melainkan harus diwujudkan melalui pertukaran pribadi diantara mereka.

Sebagian besar buku ini adalah kumpulan dari wawancara yang memberi perspektif sejarah berbeda dibandingkan dengan yang dilakukan Partai Komunis China (PKC) terhadap China.

Penulis, Lung Ying-tai, belajar di AS selama sembilan tahun dan tinggal di Eropa selama 13 tahun, dan telah bekerja untuk  pemerintah kota Taipei Taiwan selama empat tahun. Sudah hampir tujuh tahun sejak dia pindah ke Hong Kong, dan dia sekarang menjabat sebagai profesor di Universitas Hong Kong. (Wang Ping)

* Diunduh dari portal erabaru.net edisi 25 September 2009

1 Comment

teguh budi - 24. Okt, 2009 -

Apakah Big River, Big Sea …. sudah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia? Aku ingin memilikinya. Dan bagaimana cara mendapatkannya..? Mohon petunjuknya..!!!

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan