-->

Kronik Toggle

AS Minta Pengadilan Tolak Penawaran 'Buku Google'

Departemen Hukum Amerika Serikat meminta kepada pengadilan New York pada hari Jumat (18/9) untuk menolak kerja sama Google dengan para pengarang dan penerbit yang akan memungkinkan raja pencari data ini untuk menciptakan perpustakaan digital raksasa secara online.

Departemen Hukum mengatakan dalam tuntutannya bahwa “Pengadilan harus menolak usulan perjanjian dan mendorong semua pihak meneruskan negosiasi untuk penyesuaian sehingga memenuhi hukum hak cipta dan menentang monopoli industri.”

Gugatan diajukan pada pengadilan di New York. Dalam gugatan itu baik pengarang dan penerbit keduanya menuduh Google melanggar hak cipta karena menduplikasi buku-buku seutuhnya menjadi perpustakaan online.

Usulan pembayaran yang dicapai bulan Oktober lalu, menetapkan buku registrasi membayar pengarang terhadap hasil karyanya yang dimuat dalam Google’s book search.

Departemen mengatakan belum selesai melakukan penyelidikan tetapi ada ‘potensi signifikan’ memutuskan bahwa perjanjian itu melanggar undang-undang anti-monopoli.

Departemen Kehakiman mencatat bahwa “perjanjian sepertinya memberi kekuasaan penerbit buku untuk membatasi persaingan harga” dan akan memberi Google “de facto eksklusif” dalam mendistribusikan buku-buku yang memiliki hak cipta tetapi pemegang hak tidak bisa ditempatkan.

John Simpson dari Pengawasan Konsumen mengatakan dia merasa senang dengan adanya pengajuan gugatan tersebut.

“Seperti penjelasan hakim sangat jelas, pengajuan gugatan atas nama kelompok adalah sangat besar dan luas menyebabkan pengadilan harus mengambil langkah jalur hukum terhadap mereka yang merusak konsumen dan masyarakat,” kata Simpson lewat email.

Pada Jumat (18/9), kelompok Eropah menentang usulan perjanjian Google dan meminta Uni Eropa untuk melakukan penyelidikan.

Ketentuan pembayaran yang harus dilakukan, Google akan membayar $125 juta untuk membuat Hak Cipta Buku Registrasi, dimana pengarang dan penerbit mendaftarkan buku terbitan lainnya yang di pasang di internet oleh raksasa ‘mesin pencari.’

* Diunduh dari portal erabaru.net edisi 22 September 2009

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan