-->

Kronik Toggle

Mereka Bicara Gelaran Buku

Berikut ini tanggapan masyarakat sekitar Gelaran Buku Pakis tentang perpustakaan baru mereka:

Siswa-siswa disini hanya mengandalkan pengetahuan dari apa yang mereka terima di sekolah. Dengan adanya perpustakaan ini akan sangat membantu sekali bagi mereka untuk menambah referensi belajarnya. Apalagi saya lihat buku-buku yang ada di sini jelas tak ada di sekolah. Jadi akan sangat bermanfaat (Nurus Son’ani, 53, Ulama dan Kepala SDN Pakisbaru II)

Kami tentu menyambut baik keberadaan perpustakaan ini. Karena kami butuh sekali bacaan tentang keterampilan. Sehingga kami bisa mencoba beberapa hal yang barangkali dapat diterapkan di desa ini dan menjadi sumber penghasilan dan lapangan pekerjaan baru. Seperti Anda tahu, pemuda disini kebanyakan pengangguran. Mereka butuh skill untuk bertahan hidup. Mungkin buku bisa membantu menjembatani (Kunang Budiarto, 30- Pemuda Karang Taruna)

Saya punya anak balita. Saya sadar bahwa diusia ini dia perlu sekali dibiasakan mendengar cerita/dongeng, tapi saya tak bisa mendongeng. Kebetulan sekali di perpustakaan ini ada buku-buku cerita, jadi saya bisa meminjamnya untuk pengantar tidur anak saya. (Pipit, 27- Ibu Rumah Tangga)

Cucu saya senang sekali membaca, dia baru kelas 4 SD. Setiap hari minggu, dia minta diantar ke Rumah Pintar di Pacitan kota, jaraknya 50km dari sini. Saya sering harus berbohong untuk menunda keinginannya. Kalau disini sekarang ada perpustakaan, tentu saya senang sekali, cucu saya bisa datang dan membaca buku setiap hari. Dia jarang bermain, lebih suka baca buku. Kalau sudah baca buku tak mau diganggu siapapun. Jadi ya kebetulan sekali Gelaran ini di sini, dia pasti senang sekali (Bu Arlik, 47 -Guru SDN Ngromo I)

Saya suka membaca, tapi di sekolah tak ada buku bacaan. Saya senang disini ada perpustakaan. Walau jarak dari rumah saya sekitar 7km, dan harus jalan kaki, tapi tak apa-apa, nanti saya seminggu sekali ke sini, pinjam buku yang banyak, dan dikembalikan lagi minggu depannya, mudah-mudahan boleh (Derita, 12, Siswa SDN Pakisbaru II)

Banyak anak sini yang putus sekolah, salah satunya saya. Lulus SMA saya tak tahu mau ngapain. Saya butuh buku-buku yang mengajarkan cara bertani dan beternak yang benar. Saya pengen bertani yang baik. Itu tidak saya dapat ilmunya di SMA. Saya punya sapi tapi tak tahu bagaimana supaya sapi saya bisa banyak dalam waktu tak terlalu lama. Mudah-mudahan ada buku seperti itu di Gelaran (Amin, 22, -Pemuda lulusan SMA)

Ibu-ibu dan remaja putri disini banyak yang tak punya kesibukan. Bila ada buku-buku tentang keterampilan seperti membuat kue, menjahit, membuat hasta karya, dan lain-lain, mungkin kami bisa belajar dan membuka usaha bersama (Nunung, 23, Guru Mengaji)

Saya lihat tadi ada buku-buku tentang cara mengajari anak membacadan kartu pintar. Juga buku-buku lain tentang merawat bayi, member ASI, memilih makanan sehat, dan lain-lain. Kami, ibu-ibu, tentu membutuhkan pengetahuan seperti itu. Sesekali nanti kami akan ajak anak-anak main ke Gelaran (Umi, 34, Guru PAUD)

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan