-->

Kronik Toggle

Sastra Indonesia Berantakan, Seharusnya Diedit

Banyak sastra Indonesia yang telah diterbitkan masih berantakan. Maka dari itu, Indonesia diharapkan memiliki editor sastra. Hal ini diungkapkan Sapardi Djoko Damono di Jakarta, Kamis (25/6).

“Banyak pengarang Indonesia yang menentang dan marah. Itu bodohnya pengarang sekarang, mengira dirinya Gusti Allah. Udah mikir dirinya paling pinter. Itu kan karya saya, kok diedit gituh.” ungkap Sapardi.

Sapardi mengatakan, karya sastra seharusnya diedit, tetapi bukan hanya dari segi bahasa, melainkan juga dari strukturnya, “Kok yang ini diulang-ulang. Terus bagian ini bagusnya ditaruh di atas.” ungkapnya. Kemudian, muncul pertanyaan, sampai di manakah otoritas seorang editor pada tulisan pengarang?

Mirna Yulistianti mengungkapkan, selama ini ia, sebagai editor buku Penerbit Gramedia, hanya bertugas membantu pengarang. “Ada kebijakan bahwa seorang editor adalah membantu pengarang menyempurnakan tulisan. Misalnya mencarikan arti dari bahasa sansekerta. Setelah ditemukan, bukan saya yang memutuskan, saya hanya membantu, keputusan terakhir sebelum cetak diputuskan oleh pengarang. Ini berlaku seluruh buku.” ujarnya.

Sapardi pun mengatakan, tugas editor membantu saja tidaklah cukup, harus ada yang memeriksa dan mengoreksi tulisan. “Memoir of Geisha diedit dari 485 halaman jadi 270 halaman,” ungkap Adi Wicaksono, sastrawan dan mewakili pengantar buku.

”Harry Potter saja diedit, tapi jadi bagus kan? Sastra di koran Kompas juga seharusnya diedit dari (ada) kata ‘permukiman’ menjadi ‘pemukiman’ seharusnya. Tapi editor saat ini sangat mahal.” ungkap Sapardi. Kini yang dibutuhkan adalah seorang editor yang tidak egois. Seseorang yang mau jadi editor bukan author.

* Diunduh dari Portal Online Kompas Edisi 25 Juni 2009

1 Comment

saut situmorang - 21. Feb, 2010 -

YANG PERLU DIEDIT ITU ISI KEPALA PENULIS MANIKEBUIS (PAKEK ‘IS” LOH, ITU TANDA “KATA SIFAT”!) MACAM SI SAPARDI ITU! BANYAK SALAH-CETAK DAN STRUKTUR-BURUK DALAM KEPALA-KEPALA MEREKA ITU!!!

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan