-->

Kronik Toggle

Kamar Sel 3×4 untuk Koruptor Buku Jogja

Pada akhirnya, koruptor buku Ibnu Subiyanto dijebloskan ke LP Cebongan, Sleman. Sang bupati Sleman ini ditahan berdasarkan penetapan majelis hakim dengan nomor 376/Pen.Pid/2009/PN.Slmn tertanggal 16 Juni 2009. Penahanan ini dilakukan selama 30 hari sejak 18 Juni hingga 17 Juli 2009.

Demikian kepala berita Harian Kedaulatan Rakyat edisi 19 Juni 2009 mengabarkan dengan judul: “Ibnu Subiyanto Ditahan, Sekamar dengan Jarot: Jalankan Tugas dari LP”. Ini untuk kedua kalinya koran ini [di sini] menjadikan kasus Ibnu Subiyanto ini sebagai kepala berita utama di halaman muka.

Ibnu dijebloskan ke tahanan setelah eksepsinya ditolak oleh majelis hakim.

Di LP Cebongan, Ibnu menempati kamar di Blok C5 dengan ukuran 3×4 meter. Artinya, Ibnu sekamar dengan rekannya sesama koruptor buku, Jarot Subiyantoro. Dua-duanya juga satu partai: PDI P. Jadi klop. Tentu saja ada tambahan 3 rekan sesama napi juga di ruang yang sama.

Ditumpuknya Ibnu dengan tahanan lain lantaran kapasitas tampungan penjara itu mengalami kenaikan berlebih. (GM/Kedaulatan Rakyat)

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan