-->

Kronik Toggle

Hernadi Tanzil: Lawan Buku dengan Buku

Masuknya 5 buku ke dalam clearing house Kejaksaan Agung Indonesia membuktikan bahwa pemerintah kita kini masuh takut akan buku seperti di masa-masa orde baru. Biarlah masyarakat menilai sendiri mana buku yang baik dan mana yang buruk.

Demikian rangkuman pendapat Book Bloger & Book Reviewer Hernadi Tanzil. Menurutnya, jika memang clearing house diperlukan, namun sebaiknya jangan berujung pada pelarangan buku. Jika memang ada buku yang dirasa tidak sesuai dan dapat mengganggu stabilitas, kejakgung sebaiknya punya tim yang bisa menulis buku yang kelak akan mencounter buku yang dianggap berbahaya.

“Jadi lawanlah buku dengan buku, bukan dengan pelarangan! Dengan demikian masyarakat akan cerdas dan dapat melihat gambaran utuh dari tema buku yang dipergunjingkan dari berbagai versi,” kata akuntan di sebuah pabrik kertas kota Bandung ini. (GM)

1 Comment

diana - 21. Jun, 2009 -

Setuju Om Tan….

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan