-->

Lainnya Toggle

Habis Gelap Terbitlah Gelap

Dengan mata sayu dan tubuh gemetar Kartini menukas, “Yang paling ditakutkan saat ini justru menjadi dewasa, Kang Mas. Alangkah ngerinya, dan hal yang seperti itu pasti sebentar lagi akan datang. Kang Mas tahu kamar di belakang? Di sebelah kamar Mbak Yu Lastri, pintu kamar itu setiap kali terbuka sedikit, seolah kamar itu menerima Nik untuk dipingit, dikunci di dalamnya bertahun-tahun sampai harinya datang orang tua kita membawa seorang laki-laki yang belum pernah kita kenal untuk menjadi suami. Kejam sekali budaya yang menciptakan nasib semacam ini.” >>esai

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan