-->

Kronik Toggle

Dinas Pendidikan Jakarta Rintis Perpustakaan Elektronik Terpadu

Jakarta:Pemerintah DKI Jakarta merintis pembuatan sistem layanan perpustakaan terpadu yang bisa menghubungkan perpustakaan-perpustakaan di Sekolah Menengah Atas. Sistem yang memungkinkan pengguna mengakses dan mengunduh koleksi perpustakaan itu sudah diterapkan di SMA 12.

“Nantinya sekolah lain kita ajak untuk memiliki program serupa,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Taufik Yudi Mulyanto di SMA 12, Jalan Pertanian, Klender, Jakarta Timur, Selasa (14/4). Dengan sistem yang saling terhubung, dia melanjutkan, sekolah lain dapat mengakses koleksi perpustakaan SMA 12. Begitu juga sebaliknya. “Sehingga semua bisa saling melengkapi koleksi,” ujarnya.

Di SMA 12 terdapat sekurangnya 6.000 koleksi buku. Sebagian, sekitar 600 bahan ajar, sudah dimasukkan dalam perpustakaan maya. Menurut pengelola perpustakaan Mulyanto, bahan yang berbentuk cetak lunak itu bisa diunduh melalui situs sekolah: www.sma12jkt.sch.id. “Akan terus bertambah,” katanya.

Kepala SMA 12 Jahidin mengatakan layanan ini meniru sistem perpustakaan di universitas dan sekolah atas di Amerika Serikat. “Sehingga tidak perlu datang ke tempat lain untuk cari suatu buku yang diperlukan,” kata

Penasehat Komite Sekolah, Sumardi, optimis siswa bisa menerima sistem itu. Alasannya, anak-anak justru bosan dengan sistem perpustakaan yang konvensional. “Buktinya mereka bisa betah begadang semalaman di depan internet,” katanya.

Para siswa belum bisa berkomentar banyak. Pasalnya sistem itu baru beberapa hari rampung dan diujicoba di 15 unit komputer di ruang perpustakaan. “Belum pada nyoba,” ujar seorang siswa kelas 11.

REZA M.

*) Dikronik dari Tempointeraktif 14 April 2009

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan