-->

Lainnya Toggle

Penulis dengan Sayap Tragedi

Menjadi penulis merupakan pilihan hidup yang membutuhkan kerja keras dan “tangis darah” yang senantiasa meletup. Walaupun kelihatannya sebagai kerja kreatif yang tak membutuhkan keringat mengucur, seperti halnya kerja fisik, akan tetapi dalam proses menulis, tak hanya energi tubuh yang menguar, pikiran pun senantiasa “membara” dan membutuhkan konsentrasi berlipat.>>esai

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan