-->

Kronik Toggle

Semua Bisa Menulis Buku, Tapi Sedikit Bisa Dinikmati

SURABAYA-Semua orang bisa menulis, tetapi hanya sedikit yang tulisannya bisa dipublikasikan dan dinikmati. Inil menjadi latar belakang digelar Workshop Penulisan Writing and Information Freedom, di Lantai III Gedung Perpustakaan Pusat Kampus B Universitas Airlangga, Jumat (11/01).

Workshop yang didukung oleh Kementerian Riset dan Teknologi ini di bagi menjadi dua hari, hari pertama workshop untuk penulisan fiksi khususnya novel dan hari kedua untuk penulisan buku teknologi informasi khususnya information technology for children.

MEIANA UTAMI Ketua Panitia Workshop Penulisan Writing and Information Freedom pada suarasurabaya.net, mengatakan, tujuan diadakan workshop ini mendorong orang untuk menulis.

“Semua orang memiliki konsep penulisan di dalam pikirannya tetapi tidak pernah tertulis. Inilah yang mendorong diadakannya workshop, agar semua orang bisa memulai menulis, ” ujar MEIANA.

Ia mengatakan selama ini banyak tema tulisan yang bisa diangkat terutama yang menginspirasi orang untuk berbuat sesuatu yang baik. Sayangnya sangat sedikit buku-buku fiksi yang mengangkat tema tersebut.

Diharapkan lewat workshop ini muncul penulis-penulis fiksi yang mengangkat tema tersebut. Sementara itu, untuk penulisan buku teknologi informasi bagi anak-anak, kata MEIANA, kurang. Padahal teknologi informasi sekarang sudah mulai dikenalkan sejak anak masih duduk di bangku SD.

“Buku-buku IT yang ada, lebih banyak ditujukan untuk dewasa, sedangkan buku untuk anak-anak, seperti pengenalan hardware, software, langkah-langkah mudah dan tokoh-tokoh, dirasa kurang,” kata MEIANA.

Workshop yang diikuti 37 peserta ini, tidak hanya memberikan materi tentang bagaimana langkah-langkah menulis yang baik, tetapi juga seluk-beluk dunia penerbitan. Peserta juga diwajibkan membuat satu karya cerita pendek yang akan dikritisi oleh pembicara workshop.

Workshop penulisan buku ini tidak hanya diadakan di Surabaya tetapi juga di kota-kota besar lain seperti Jakarta, Bandung, Yogjakarta, Solo dan Makassar. Selain workshop, juga diadakan lomba penulisan buku fiksi yaitu novel dan buku teknologi informasi untuk anak dan lomba desain cover berskala nasional. (kss/tin)

*) Suarasurabaya.net 11 Januari 2008

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan