-->

Kronik Toggle

Pemerintah Kucurkan 14,9 Milyar untuk Perpustakaan

Jakarta: Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional Sri Sularsih menyatakan pemerintah akan kucurkan dana Rp 14,9 miliar untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan di seluruh Indonesia.

“Dana ini untuk membangun, memperbaiki, dan meningkatkan pelayanan perpustakaan di kabupaten-kabupaten, terutama yang di daerah terpencil,” kata Sularsih di, Jakarta, Kamis (1/3).

Dana itu diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara tahun 2007. “Mekanisme penyaluran dananya nanti akan dikoordinasikan dengan propinsi masing-masing perpustakaan,” katanya.

Dari 440 perpustakaan di seluruh Indonesia, 220 di antaranya sudah memiliki infrastruktur dan kelembagaan yang bagus. Namun hampir semua koleksi buku-buku di perpustakaan itu sangat minim.

Tahun ini pemerintah menargetkan perbaikan infrastruktur dan pelayanan pada 100 perpustakaan yang tersebar di wilayah Indonesia. Masing-masing akan mendapat bantuan sebesar Rp 75 juta setiap tahun,” ujarnya. Selain itu, pemerintah juga telah menyediakan 50 unit mobil perpustakaan keliling yang dapat menjangkau daerah-daerah terpencil.

“Di Orde baru ini memang pernah dilakukan, tapi mobil-mobil perpustakaan ini bisa lebih menjangkau ke pelosok-pelosok,” tambahnya. Ia menyebutkan, satu unit mobil seharga Rp 200 juta. Mobil-mobil perpustakaan ini akan melayani masyarakat di daerah terpencil atau pedesaan.

Saat ini pihaknya juga tengah menjalin kerjasama dengan perpustakaan-perpustakaan di luar negeri. “Antara lain dengan perpustakaan di Australia dan British Library,” katanya.

Dwi Riyanto Agustiar

*) Dikronik dari TEMPO Interaktif,Kamis, 01 Maret 2007 | 19:04 WIB


Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan