-->

Kronik Toggle

Ketika Pengajar IT Garap Buku Anak-anak, Menyenangkan

SURABAYA-Kalau orang IT membuat buku IT itu mungkin sudah biasa. WIDO NUGROHO dosen pengajar STIKOM justru lebih senang membuat buku tentang anak. Menjelajah dunia anak ternyata menyenangkan.

“Kita bisa lebih mudah membentuk pribadi anak ketimbang memperbaiki sifat atau kebiasaan orang dewasa,” ungkap WIDO NUGROHO. Di dalam diri anak tidak ada intrik mengintrik. Misalnya anak ingin tertawa, diungkapkan dengan tertawa, bila ingin marah diungkapkan dengan marah. Berbeda dengan orang dewasa, bila ingin marah masih bisa menahan dan menutupi kemarahannya. Dunia anak benar-benar membuatnya lebih berpikir bagaimana caranya membentuk anak lebih aktif belajar.

“Dari dulu saya selalu kesusahan kalau membuat buku-buku IT itu pada gaya penulisannya yang baku. Sementara kalau membuat buku tentang anak lebih banyak prakteknya,” kata WIDO NUGROHO mengutip siaran pers yang diterima suarasurabaya.net, Sabtu (24/03). Tak heran bila di dalam buku yang berjudul Belajar Mengatasi Hambatan Belajar itu lebih banyak menggunakan bahasa sehari-hari. Selain mudah dipahami oleh para orang tua, di dalam buku itu juga disertai gambar-gambar sebagai contoh bagi orang tua ketika menerapkan pada anak.

Menurut Bapak dua anak itu orang tua menjadi sumber utama dalam membentuk pola belajar anak. “Kalau orang tuanya suka menonton sinetron, anaknya jelas akan ikut seperti orang tuanya jadi suka nonton sinetron. Begitu juga kebiasaan yang lain,” ungkapnya dalam acara bedah buku yang berlangsung di Perpustakaan STIKOM Jumat (23/03) kemarin.

Sikap orang tua pada anak sejak kecil akan menentukan prestasinya di masa depan. Begitulah pesan yang disampaikan dalam buku itu. Selain pesan-pesan singkat, di dalam buku itu juga diberikan tips-tips untuk mempermudah anak suka belajar. Gaya bahasa yang digunakannya pun juga di buat lebih mudah di pahami. Hal itu menurutnya agar pembaca tidak bosan, apalagi untuk konsumsi para orang tua.

Sementara Sabtu (24/03) ini, dari rangkaian Pekan Multimedia STIKOM 2007 digelar pemutaran film The Saman yang dilanjutkan dengan workshop pembuatan sekaligus editing film di lantai I ruang workshop Hitech Mall Surabaya.

*)suarasurabaya.net 24 Maret 2007

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan