-->

Kronik Toggle

Kelompok Petani Luncurkan Buku

Jakarta:Sekitar 50 orang petani yang menghimpun diri dalam kelompok tani di Jawa meluncurkan buku berjudul “Belajar Dari Petani: Kumpulan Pengalaman Bertani Organik.

Buku ini berisi pengalaman-pengalaman dan upaya-upaya langsung para petani membudidayakan tanaman secara organik.
“Misinya untuk memperkenalkan bahwa pertanian Indonesia mempunyai teknologi yang ramah lingkungan dan ramah sosial,”kata Direktur Eksekutif Konsorsium Nasional Untuk Pelestarian Hutan dan Alam Indonesia Tejo Wahyu Jatmiko di sela-sela acara peluncuran buku tersebut di Musium Nasional, Jakarta, Jum’at (24/10).

Penulis buku ini berasal dari beberapa kelompok tani di Jawa. Antara lain omistriyah, pengurus Kelompok Tani Perempuan Mandiri Bogor, Indraningsih dari Serikat Petani Perempuan Harapan Pertiwi, Sukarjo dari kelompok Tani Sedyo Lestari (DIY), Sugiyono dari kelompok Tani Sidomulyo Jember, Padmo Saputro dari kelompok Tani PHT “Ngudi Makmur”, Boyolali serta beberapa kelompok tani lainnya.

Buku tersebut, menurut Tejo, merupakan sebuah upaya untuk mewujudkan cita-cita kemandirian, kesejahteraan, kedaulatan serta kelestarian lingkungan alam. “Kelompok tani ini berkumpul, memperkuat diri, kemudian mereka menuliskan pengalamannya bertani organik. Pengalaman yang tidak dibuat-buat. Artinya memang hasil dari pengalaman mereka sehari-hari,”katanya panjang lebar.

Selain itu, Tejo menyatakan bahwa peluncuran tersebut setidaknya sebagai koreksi terhadap kebijakan pemerintah selama ini yang tidak memihak pertanian organik. “Pemerintah selama ini mendukung pertanian modern yang padat pupuk dan peptisida kimia yang tidak mensejahterakan petani, bahkan merusak lingkungan,”kata Tejo.

putri alfarini/TNR

*) Dikronik dari Tempointeraktif, 24 Oktober 2003

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan